“Andai Inggit pandai menulis buku harian, mungkin dia akan banyak bercerita tentang aku. Dan akupun ingin menulis tentang Inggit” Walau dengan perasaan yang terluka, Inggit pun bertutur: Aku masih ingat bagaimana pada mulanya ia, Kusno, atau Soekarno itu sampai di rumah kami. Suamiku, Sanusi menerima sepucuk surat dari HOS Tjokroaminoto. Surat itu menceritakan tentang anaknya, [...]
