Persahabatan Bung Karno dan Paman Ho

bung karno dan ho chi minh

 

Menyebut kata Vietnam yang ada dalam benak kita hanyalah gambaran perang yang sadis serta memakan banyak korban, bahkan dari beberapa sumber berita disebutkan bahwa dalam perang Vietnam ini Amerika dan pasukannya menjadi bulan-bulanan pasukan Vietnam.

Namun demikian satu tanda tanya besar yang patut kita jawab bersama: “Benarkah sedemikian sadisnya penduduk Vietnam dan para pemimpinnya ?” Jawabnya adalah “Tidak, sekali lagi Tidak.”

Sepenggal kisah di bawah ini mungkin dapat sedikit memberikan tentang bagaimana sebenarnya Vietnam.

Uncle Ho berkawan dekat dengan Bung Karno. Mungkin karena beberapa sebab, tapi yang pasti, keduanya adalah tokoh besar bagi bangsanya. Kebetulan pula, Indonesia dan Vietnam memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun yang sama, 1945. Jika Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus, maka Vietnam merdeka 29 Agustus.

Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia untuk semua wilayah kepulauan eks Hindia Belanda, sekalipun kemudian dipecah-pecah dalam beberapa perjanjian dengan Belanda, sebelum akhirnya kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebaliknya, Ho Chi Minh memproklamasikan kemerdekaan Indo China yang meliputi semua bekas jajahan Perancis, sekalipun pada akhirnya hanya meliputi Vietnam Utara.

Kaum akademisi banyak yang menelaah dua negara: Indonesia dan Vietnam dalam perjuangan menuju merdeka. Kebetulan, kedua negara merdeka pada tahun yang sama. Bung Karno dan Ho Chi Minh sama-sama tokoh pergerakan yang piawai menggelorakan semangat juang dan jiwa merdeka rakyat semesta. Yang membedakan adalah, Bung Karno berjuang dengan melibatkan semua kelas dan lapisan masyarakat dalam iklim gotong royong, sedangkan Ho Chi Minh melakukannya dengan “hanya” menggerakkan kaum proletar (politik kelas), dan menyingkirkan kaum borjuis.

Ujungnya? Indonesia merdeka dengan Pancasila sebagai dasar ideologi negara. Sedangkan Vietnam merdeka dengan ideologi komunis, dan menyisakan kaum borjuis yang rela membentuk negara-negara boneka eks penjajahnya. Pancasila sebagai ideologi yang digagas Bung Karno, jauh lebih universal, jauh lebih mampu mengakomodir kepentingan individu di setiap negara mana pun, dibanding komunisme.

Lepas dari itu, Bung Karno dan Ho Chi Minh adalah orang-orang hebat dan berjasa besar dalam melepaskan bangsanya dari cengkeraman penjajah yang biadab.

Salam Revolusi

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s